Investigasi Hukum

IPB tawarkan inovasi pertanian ke investor

JAKARTA. Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar IPB Investment Summit di Jakarta, Kamis (3/9).  Dalam event ini, IPB menawarkan hasil inovasinya kepada para investor dan pengusaha agar inovasi-inovasi tersebut dapat digunakan secara komersial untuk  kemanfaatan bersama dan kemakmuran bangsa.

Rektor IPB, Herry Suhardiyanto mengatakan, saat ini IPB merupakan perguruan tinggi penghasil inovasi terbesar di Indonesia. Hingga tahun 2014, jumlah penemuan berbasis paten IPB mencapai 290 temuan. Sebanyak 69 diantaranya telah granted (diakui). Selain itu, IPB juga telah mendaftarkan 13 merek IPB, dimana 4 diantaranya telah granted.

Selama tujuh tahun terakhir (2008-2014), dari total 721 inovasi Indonesia paling prospektif yang dipilih oleh Business Innovation Center (BIC), sebanyak 278 inovasi atau sekitar 38,56%) merupakan karya inovatif yang dihasilkan oleh para inovator IPB.

Lebih lanjut Herry mengatakan, IPB berkomitmen dan berkeinginan kuat agar inovasi yang dimilikinya dapat diaplikasikan dan digunakan seluas-luasnya oleh masyarakat.

Untuk itu sejak tahun 2003, IPB telah mendirikan PT Bogor Life Science & Technology (BLST) sebagai holding company satuan usaha komersial IPB yang bertugas mengantarkan sains, teknologi dan inovasi yang dikembangkan IPB ke tataran komersial. “BLST menjadi jembatan IPB ke dunia komersial agar inovasi-inovasi IPB lebih dapat dikenal dan digunakan oleh dunia usaha” jelas Herry dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9).

IPB Investment Summit ini bertujuan mempertemukan investor/pengusaha dengan IPB berkaitan dengan hasil penelitian yang siap diaplikasikan/digunakan secara komersial. Pada IPB Investment Summit akan di presentasikan empat kluster inovasi, yaitu food, biomedicine, feed dan biofertilizer, dan machinery dan bioenergy.

IPB Investment Summit juga memberikan kesempatan kepada para calon investor untuk melakukan presentasi dan mengajukan pertanyaan tentang bidang-bidang yang mereka inginkan di sektor mereka, khususnya berkaitan dengan pertanian dalam arti luas, dari hulu hingga hilir.

Sementara itu, Dr Meika Syahbana Rusli, Direktur Utama PT BLST  menyatakan bahwa inovasi yang disampaikan pada IPB Investment Summit memiliki nilai komersial yang tinggi dan siap pakai untuk  dunia usaha. “Inovasi-inovasi ini juga dapat menjadi solusi dari berbagai persoalan di bidang food, biomedicine, feed dan biofertilizer dan machinery dan bioenergy”, ulas Meika.

Mengingat ini adalah pertemuan bisnis, di akhir diharapkan para investor dapat berdiskusi secara langsung dengan IPB sesuai dengan bidangnya masing-masing dalam bentuk business meeting.

Editor: Havid Vebri. (www.kontan.co.id)