Investigasi Hukum

Berkshire akuisisi saham kilang Philips 66

NEW YORK. Meski harga minyak tergelincir, bisnis kilang masih seksi di mata Berkhsire Hathaway Inc. Perusahaan investasi yang dimiliki miliarder kakap Warren Buffett itu baru saja mengakuisisi saham kilang milik Philips 66 senilai US$ 4,5 miliar.

Berkshire mengambil alih 58 juta saham atau setara dengan 10% saham. Buffet dengan wakil manajer investasinya, Todd Combs dan Ted Weschler membuat taruhan besar di tengah anjloknya harga minyak.  “Mereka tampaknya mengambil pandangan lama bahwa permintaan untuk bahan bakar akan datang kembali,” ujar Cliff Gallant, analis Nomura Holdings Inc seperti dikutip Bloomberg.

Menurut Gallant, Berskhire mengambil peluang dari keguncangan pasar keuangan global pada pekan lalu. Kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi China menciptakan kesempatan bagi Berkhsire untuk membeli kilang milik Philips 66.

Maraknya aksi jual membuat harga perdagangan Philips 66 terjun di bawah US$ 70 per saham pada Senin lalu. Baru di akhir pekan lalu, harga saham Philips 66 mulai rebound. Pada Jumat lalu, saham Philips 66 ditutup di level US$ 77,23 per saham.

Di masa lalu, Berkhsire pernah menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan yang berbasis di Houston, Amerika Serikat (AS) itu. Namun, pada Februari 2014, Berkshire mengurangi kepemilikan sahamnya hingga dua pertiga dari total dan menukarnya dengan saham bisnis bahan kimia.

Sementara itu, seperti ditulis Reuters, Jurubicara Philips 66 Dennis Nuss tidak mau mengomentari aksi pemegang saham tersebut.

Mengumpulkan saham

Berkshire mulai diam-diam mengoleksi saham Philips 66 pada kuartal kedua tahun ini. Perusahaan yang bermarkas besar di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat itu telah memborong saham Philips senilai US$ 3,09 miliar.

Langkah ini pernah dilakukan Buffett sebelumnya ketika mengumpulkan saham Exxon Mobil Corp di tahun 2013 lalu.

Buffett juga pernah mengajukan beberapa laporan rahasia kepada regulator pasar  modal ketika ia menghabiskan dana senilai lebih dari US$ 10 miliar untuk membeli saham International Business Machines Corp.

Regulator bursa AS atawa The Securities and Exchange Commossion kadang mengizinkan perusahaan untuk menahan informasi dari publik. Tujuannya membatasi aksi ikut-ikutan investor sementara si perusahaan sedang mengumpulkan saham. Per Juni 2015, total ekuitas milik Berkshire mencapai $117,7 miliar.

Editor: Hendra Gunawan.
SUMBER: REUTERS