Investigasi Hukum

Ahok Bongkar Buku Putih Dugaan Korupsi Rp 11 Triliun

Hatree.net #Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menceritakan kepada hakim tentang awal mula dia menemukan anggaran uninterruptible power supply (UPS).

Ahok (sapaan Basuki) mengatakan hal itu ketika dia mengetahui ada upaya memasukkan anggaran sekitar Rp 11 triliun dalam APBD 2015.

“Nah, saya ganti semua, Pak, para pejabat Bappeda. Setelah diganti, Bappeda yang baru lapor ke saya ada buku putih dari DPRD minta masukan anggaran tertentu,” ujar Ahok di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kamis (4/2/2016).

Lulung dan Ahok
Lulung dan Ahok

Ahok mengatakan, dalam buku tersebut, terdapat permintaan anggaran, seperti UPS dan scanner.

Ahok lantas memeriksa APBD tahun sebelumnya untuk memastikan apakah ada anggaran serupa.

“Saya cek di Bappeda dan ada dokumennya yang sama untuk minta UPS kayak tadi,” ujar Ahok.

Ahok mengatakan, hal ini yang membuat Ahok pada akhirnya bersikeras menggunakan e-budgeting. Ahok memastikan saat ini tidak ada lagi dua versi APBD pada tahun 2016. 1

Lulung menghilang di tengah persidangan

Abraham Lunggana alias Lulung hadir di Ruang Sidang Kartika 2 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/2).
Saat masuk ke ruang sidang, Lulung sempat bikin heboh dengan teriakannya. “Berani jujur!” katanya. Setelah itu dia duduk dengan tertib.

Kedatangan Lulung terbilang tiba-tiba karena hari ini tidak ada jadwal pemeriksaan terhadap dirinya terkait kasus korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS).

Tetapi munculnya Lulung punya alasan. Wakil Ketua DPRD itu ingin mendengar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersaksi kepada majelis hakim terkait kasus UPS itu.

Siang itu, Lulung yang mengenakan kemeja lengan pendek kotak-kotak hitam tampak berada di antara penonton sidang bersama rekan-rekannya.

Saat Ahok sedang memberikan keterangan kepada majelis hakim, di bangku penonton Lulung menyimak dengan santai.

Sesekali politikus Partai Persatuan Pembangunan itu cengar-cengir mendengar keterangan Ahok. Dalam beberapa kesempatan dia juga tampak berbisik-bisik dengan rekan di sampingnya. Entah apa yang dia bisikkan.

Akan tetapi, di tengah-tengah jalannya persidangan, Lulung tiba-tiba lenyap.

Pria yang punya potongan rambut khas itu keluar dari ruang sidang dan tidak kembali lagi. Tidak jelas ke mana Lulung pergi.

URL DCMA : http://www.hatree.net/2016/02/ahok-bongkar-buku-putih-dugaan-korupsi.html#ixzz3zH7w4QtI